Semiotika Pernikahan

20 May, 2007 at 12:21 am (Uncategorized)

Oleh ahs

Menikah adalah saat di mana

gerbang kesucian mulai dibentangkan

Menikah adalah saat di mana

ketidaksempurnaan bukan lagi masalah yang mesti diperdebatkan

Menikah adalah saat di mana

akar dirajut dari benang-benang pemikiran

Menikah adalah saat di mana

syara direngkuh sebagai tolok ukur perbuatan

Menikah adalah saat di mana

ketulusan diikatkan sebagai senyum kasih sayang

Menikah adalah saat di mana

kesendirian dicampakkan sebagai sebuah kebersamaan

Menikah adalah saat di mana

kegelisahan beralih pada ketenangan

Menikah adalah saat di mana

kehinaan beralih pada kemuliaan

Menikah adalah saat di mana

peluh bergulir lanjutkan perjuangan

Menikah adalah saat di mana

kesetiaan adalah harga mati yang tak bisa dilelang

Menikah adalah saat di mana

bunga-bunga bersemi pada taman-taman

Menikah adalah saat di mana

kemarau basah oleh sapaan air hujan

Menikah adalah saat di mana

hati yang membatu lapuk oleh kasih sayang

Menikah adalah sebuah pilihan

antara jalan Tuhan dan jalan setan

Menikah adalah sebuah pertimbangan

antara hidayah dan kesesatan

Menikah adalah saat di mana

suka dan duka saling datang

Menikah adalah saat di mana

tawa dan air mata saling berdendang

Menikah adalah saat di mana

ikan dan karang bersatu dalam lautan

Menikah adalah saat di mana

dua hati menyatu dalam ketauhidan

Menikah adalah saat di mana

syahwat tidak lagi bertebaran di jalan-jalan

Menikah adalah saat di mana

ketakwaan menjadi teluk perhentian

Menikah adalah saat di mana

kehangatan menyatu dalam pekatnya malam

Menikah adalah saat di mana

cinta pada Allah dan rasul-Nya dititipkan

Menikah adalah saat di mana

dua hati berganti peran pada kedewasaan

Menikah adalah saat di mana

dua jasad menambah kekuatan dakwah peradaban

Menikah adalah saat di mana

kecantikan adalah sebuah ujian

Menikah adalah saat di mana

kecerewetan diperindah oleh aksesori kesabaran

Menikah adalah saat di mana

bunga-bunga mulai menyemi pada alang

Menikah adalah saat di mana

bidadari-bidadari dunia turun di telaga-telaga kesejukan

Menikah adalah saat di mana

jundi-jundi kecil adalah cericit burung pada dahan-dahan

Menikah adalah saat di mana

pemahaman-pemahaman mulai disemikan

Menikah adalah saat di mana

amal-amal mulai ditumbuhkan

Menikah adalah saat di mana

keadilan mulai ditegakkan

Menikah adalah saat dimana

optimistis adalah leksem baru dari sebuah kefuturan

Menikah adalah saat di mana

kecemburuan adalah rona pelangi pada awan

Menikah adalah saat di mana

kesendirian menutup epik kehidupan

Menikah adalah saat di mana

syahadat menjadi saksi utama penerimaan

Menikah adalah saat di mana

aktivitas dibangun atas dasar ketaatan

Menikah adalah saat di mana

perbedaan ciptakan kemesraan

Menikah adalah saat di mana

istana tahajud dibangun pada pucuk-pucuk malam

Menikah adalah saat di mana

belaian bak kumbang yang teteskan madu-madu kehidupan

Menikah adalah saat di mana

kecupan bak mentari yang segarkan dedaunan dari kemarau panjang

Menikah adalah saat di mana

goresan bayang-bayang yang kulukis pada mimpi-mimpi malam berubah menjadi kenyataan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: