Keutamaan Jum’at

20 May, 2007 at 12:03 am (Artikel)

Oleh Abu Hasna S

Allah SWT menjadikan segala sesuatu tidak sia-sia, termasuk menjadikan Hari Jum’at. Setiap muslim pasti akan berbondong-bondong melangkahkan kaki ke masjid untuk shalat Jum’at bila mengetahui banyak keutamaan pada hari itu.

Keutamaan Hari Jum’at di antaranya adalah; pertama, Jum’at adalah hari terbaik. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya pada hari Jum’at terdapat waktu mustajab bila seorang muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah SWT pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasulullah SAW mengisyaratkan dengan tangannya menggambarkan sedikitnya waktu itu.” (HR. Muttafaqun Alaih)

Kedua, waktu mustajabnya doa. Ibnu Qayyim Al Jauziyah setelah menjabarkan perbedaan pendapat kapan waktu itu mengatakan, “Diantara sekian banyak pendapat, ada dua yang paling kuat, sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadis yang shahih, pertama, saat duduknya khatib sampai selesainya shalat. Kedua, sesudah Ashar, dan ini adalah pendapat yang terkuat dari dua pendapat tadi (Zadul Ma’ad Jilid I/389-390).

Ketiga, bersedekah pada Hari Jum’at lebih utama dibanding bersedekah pada hari-hari lain. Ibnu Qayyim berkata, “Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya.” Rasulullah SAW bersabda, “Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya.” (HR. Muttafaqun Alaih).

Keempat, Hari Jum’at merupakan Hari Besar pekanan yang berulang bagi umat Islam. Rasulullah SAW bersabda, “Hari ini (Jum’at) adalah hari besar yang Allah tetapkan bagi umat Islam, maka siapa saja yang hendak menghadiri shalat Jum’at sebaiknya mandi terlebih dahulu…” (HR. Ibnu Majah)

Kelima, Hari Jum’at merupakan hari dihapuskannya dosa-dosa. Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mandi pada Hari Jum’at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, memakai parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum’at.” (HR. Bukhari)

Keenam, orang yang berjalan untuk shalat Jum’at akan mendapat pahala dari setiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun shalat dan puasa. Rasulullah SAW mengatakan bahwa siapa yang mandi pada Hari Jum’at, lalu bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah.

Ketujuh, seorang muslim yang wafat pada siang atau malam Jum’at berarti dia mendapatkan khusnul khatimah, yaitu terbebas dari azab kubur. Nabi SAW bersabda, “Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum’at atau malamnya, niscaya Allah akan menyelamatkannya dari azab kubur.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

2 Comments

  1. Rei。 said,

    wow… yayaya:mrgreen:

  2. El-Qolam said,

    Terima kasih ats artikelnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: