Virus Hati

10 May, 2007 at 10:06 pm (Uncategorized)

Virus Hati

Oleh Bahron Anshori

Virus, ternyata tidak hanya menyerang tubuh, tapi juga bisa menyerang hati. Secara maknawi, hati pun bisa diserang oleh makhluk yang berbahaya ini. Yang berbeda, jika virus menyerang tubuh, dapat dirasakan dengan segera pengaruhnya. Namun jika hati yang terserang virus, banyak orang yang tak menyadarinya.

Virus atau racun hati banyak macamnya. Karena itu setiap muslim harus mengetahui apa saja virus itu dan bagaimana cara menghindari dan mengatasinya. Di antara virus-virus hati yang wajib diwaspadai oleh setiap muslim antara lain; pertama banyak bicara.

Saat ini, realitas membuktikan bagaimana kerusakan yang ditimbulkan dari aktivitas banyak bicara ini. Saling fitnah, adu domba, hujat, gunjing (Ghibah) terdengar di mana-mana. Tak heran hal inilah yang banyak menyebabkan manusia masuk ke dalam neraka seperti sabda Nabi SAW, “Dua lubang yang terbanyak memasukkan manusia ke dalam neraka, yaitu mulut dan kemaluan” (HR Shahihain)

Kedua, memandang hal-hal yang diharamkan. Pandangan yang haram akan membekas di dalam hati. Syaitan segera bermain di sana, dengan membuat hiasan-hiasan indah pada bayangan tersebut. Akibatnya akan lahir keburukan-keburukan yang banyak di dalam hati.

Mengumbar pandangan merupakan kemaksiatan kepada Allah. Karena Allah memerintahkan kepada setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan, untuk menjaga pandangannya. “Katakan kepada laki-laki yang beriman agar menundukkan pandangannya dan menjaga kehormatan mereka, yang demikian itu lebih suci dan bersih bagi mereka.” (QS. An Nur : 30)

Ketiga, banyak makan. Banyak makan merupakan salah satu jenis virus hati yang perlu diwaspadai. Sedikit makan akan membuat hati menjadi lembut. Rasulullah SAW adalah orang yang sedikit sekali makan. Seperti dalam sabdanya, “Tidaklah bani Adam memenuhi suatu wadah yang lebih jelek daripada perutnya. Cukup baginya menegakkan tulang punggungnya, bila tidak maka hendaknya ia mengisi sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga untuk nafasnya.” (HR. Ahmad)

Realita menunjukkan, banyaknya maksiat terjadi karena kebanyakan makan. Seorang ulama salaf mengisahkan tentang seseorang yang menasehati pemuda ahli ibadah di kalangan bani Israil agar jangan banyak makan, minum dan tidur yang mengakibatkan banyak merugi.

Keempat, terlampau banyak bergaul. Pergaulan yang tidak dilandasi dengan syariat, akan menimbulkan kerusakan yang besar. Kasus yang banyak terjadi, adalah seseorang yang semula shalih, berubah total menjadi penjahat yang luar biasa rusak karena pengaruh pergaulan yang tidak islami. Maka bagi setiap muslim hendaknya memperhatikan siapa yang akan dia jadikan kawan dekatnya.

Saudaraku, semua virus hati di atas hanya bisa diatasi jika kita (muslim) mempunyai azzam (niat yang kokoh) untuk mentaati Allah dan Rasul-Nya baik dalam melaksanakan perintah-Nya maupun meninggalkan larangan-larangan-Nya. Wallahua’alm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: