MUSUH MANUSIA ITU SYAITHAN

9 May, 2007 at 2:14 am (Artikel)

“Musuh manusia yang paling utama adalah Syaithan,” demikian kata K.H. Abdullah Fadlil Aly Siradj dalam tausiyahnya kepada sekitar 300 Muslimin dan Muslimat yang menghadiri Ta’lim Wilayah Jawa Tengah, Ahad, 5 Rabiul Akhir 1428 H. (22-04-2007).
Karena syaithan itu adalah musuh, maka manusia harus memandang syaithan itu sebagai musuh).
Allah berfirman: “Hai orang-orang beriman! Masuklah kamu ke dalam Islam itu seluruhnya (kaaffah), dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaithan, sesungguhnya syaithan itu musuh yang nyata bagi kamu.” (Al Baqarah: 208).
Lebih lanjut, Ustadz Fadlil mengatakan, di dunia ini ada dua golongan manusia. Pertama, yang berpihak kepada Allah, namanya Hizbullah. Kedua, golongan orang-orang yang memusuhi Diinullah (Islam), mereka itu adalah Hizbusy Syaithon.
Di dalam Al Qur’an, surah Al An’am ayat 112, Allah menjelaskan tentang jenis dan perbuatan syaithan, bahwa setiap Nabi ada musuhnya, yaitu syaithon dari bangsa manusia dan jin, sebagiannya menyampaikan perkataan yang indah-indah tetapi palsu kepada yang lain untuk menipu.Oleh karena itu, tinggalkanlah mereka bersama apa-apa yang mereka ada-adakan.
Ciri dan sifat Hizbusy Syaithan itu, dijelaskan oleh ALLAH, antara lain di dalam Surah Al Mujadalah: 1. Mengangkat kaum yang dimurkai Allah untuk menjadi pemimpin; 2. bersumpah palsu sedang mereka mengetahui, dan menjadikan sumpahnya itu untuk melindungi diri, bahwa mereka benar-benar orang yang beriman dan jujur, dengan tujuan untuk menutupi kepalsuannya dan supaya mereka dapat leluasa bergerak untuk memainkan perananannya yang jahat; 3. menghalang-halangi orang-orang beriman dari jalan Allah, seperti menghasut, mengadu-domba dll.; 4. mereka orang-orang yang dusta (berbohong); mereka melakukan perbuatan yang amat buruk dan jahat. “Syaithan telah menguasai mereka dan melupakan mereka dari mengingat Allah. Itulah Hizbusy Syhaithon. Sesungguhnya Hizbusy Syaithon itu menderita kerugian.” Hukuman Allah bagi mereka: mereka akan mendapat siksaan yang sangat keras; mendapat siksaan yang memberikan kehinaan. Harta benda dan anak-anak mereka tidak akan memberikan pertolongan kepada mereka barang sedikitpun terhadap hukuman Allah. Itulah isi neraka dan mereka tetap di dalamnya. “Ketahuilah, bahwa orang-orang yang melawan Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang mendapat kehinaan.” (Al Mujadalah: 14-20).
Adapun Ciri-ciri atau sifat “Hizbullah,” kaum yang berpihak kepada Allah, adalah sebagaimana difirmankan Allah di dalam Al Qur’an, Surat Mujadalah ayat 22:
“Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak, atau saudara-saudara, ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menenanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam Jannah, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridla terhadap mereka dan mereka pun ridlo terhadap Allah. Mereka itulah Hizbullah, kaum yang berpihak kepada Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya Hizbullah itulah yang memperoleh kemenangan.” “Dan barangsiapa yang menjadikan Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman menjadi pemimpinnya, maka sesungguhnya itulah Hizbullah, dan mereka itulah yang pasti menang.” (Al Maidah: 56). Inilah sifat Jama’ah Muslimin: Jama’ah Muslimin (Hizbullah).rd.s

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: